Rabu, 25 September 2013

Dollar AS Bergerak Naik

Kabar forex datang dari pergerakan Dollar AS dini hari ini ( 25 Desember ) terpantau turun, dan mata uang tersebut terpantau terdesak Dollar AS setelah dibuka pada 98.85 di awal perdagangan (00.00 GMT) sekitar -11 pips atau sekitar -0.11 % dan nilai bergulir terpantau berada pada 98.74.

Dollar AS terpantau menerima sentimen negatif dari investor, setelah tadi malam (WIB) The Conference Board Inc. (AS) menyampaikan kepada publik bahwa terdapat sinyal pelemahan kinerja pada sektor konsumsi di Amerika Serikat. .

Perkembangan itu ditunjukkan dengan adanya penurunan pada indikator fundamental ekonomi CB Consumer Confidence yang turun ke angka 79.7 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 81.8. Adanya pengumuman negatif tersebut menunjukkan kinerja yang lebih rendah dari harapan sejumlah ekonom, yang memperkirakan hanya akan turun ke angka 79.9. Mata uang Dollar AS terpantau bergerak turun merespon perkembangan tersebut.

Pergerakan indeks Dollar AS hari ini (Rabu, 25 September 2013, 05:45:38 GMT) terpantau naik, dan mata uang tersebut terpantau menekan mata uang utama lainnya setelah dibuka pada 80.56 di awal perdagangan (00.00 GMT), Dollar AS naik sekitar 4 pips atau sekitar 0.05 % dan nilai bergulir terpantau berada pada 80.6.

Kalender ekonomi menunjukkan bahwa Census Bureau (AS) dijadwalkan untuk mengumumkan kepada publik, data terkini mengenai kinerja sektor perumahan di Amerika Serikat. Indikator New Home Sales diharapkan dapat menunjukkan performa yang baik dan menggambarkan adanya peningkatan ke angka 422K dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 394K. Mata uang Dollar AS terpantau bergerak naik merespon dini perkembangan tersebut.

Analisa forex Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian Dollar AS rentang normal pergerakan indeks Dollar AS pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 80.31 dan level resistance pada kisaran 80.76.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , indeks Dollar AS berada pola Triangle. Indikator-indikator teknikal menunjukkan kenaikan momentum dan memasuki fase pembentukan bullish baru.

Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa indeks Dollar AS berada pada pola Falling Wedges. Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya kenaikan momentum dan memasuki fase akhir bullish minor.

Jumat, 30 Agustus 2013

Meski Berpotensi Turun, Dolar Aussie Sesi Asia Bergerak Lebih Tinggi

Pada sesi perdagangan forex di Asia hari ini nilai tukar aussie terpantau kembali mengalami penurunan terhadap dollar AS (30/08). Aussie melemah dan mengarah untuk mengalami penurunan bulanan di bulan Agustus ini. Hari Jumat ini merupakan hari terakhir perdagangan di bulan Agustus 2013.

Dollar Aussie Sesi Asia Bergerak Lebih TinggiMelemahnya aussie tidak lepas dari kondisi dollar AS yang juga memang sedang menunjukkan kenaikan. Tadi malam beberapa data ekonomi dari Amerika Serikat menunjukkan peningkatan yang lebih baik dari estimasi. Hal tersebut mendorong kembalinya spekulasi bahwa The Fed akan mulai mengurangi pemberian stimulus di bulan September mendatang.

Pada sesi perdagangan di Asia hari ini mata uang aussie berada pada posisi 0.8938 dollar AS. Posisi aussie mengalami peningkatan terbatas dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang berada di level 0.8931 dollar. Aussie masih berada pada kisaran paling rendah dalam tiga minggu terakhir.

Analisa forex Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar aussie pada sesi perdagangan hari ini akan cenderung mengalami penurunan terbatas. Kekhawatiran mengenai potensi pegurangan stimulus di AS masih sentimen negatif terhadap mata uang negara-negara di kawasan Asia-Pasifik. Untuk saat ini mata uang ini akan mengalami pergerakan pada kisaran 0.8900 - 0.8980 dollar.

Sementara itu nilai tukar mata uang Dolar Australia bergerak sedikit lebih tinggi pada perdagangan hari jumat pagi (30/8) di sesi Asia setelah di rilisnya data Private sector Credit Australia. Dalam laporannya, RBA mengatakan bahwa Sector Credit Australia tetap dengan hasil 0.4% sesuai dengan perkiraan sebelumnya dan hasil sebelumnya 0.4%.

Pergerakan Audusd yang saat ini naik ke level 0.8949, dan kenaikan tersebut di topang oleh data yang di rilis dengan hasil positif. Para analis memprediksi pergerakan Audusd selanjutnya masih di prediksi naik, namun kenaikan tersebut masih terbatas di kisaran level 0.8950-0.8960-an

Sebelum data tersebut dirilis dollar aussie tertekan oleh menguatnya data ekonomi Amerika yang timbulkan harapan Federal Reserve AS akan kembali pembelian aset dalam beberapa bulan mendatang. Pagi tadi 06:30 terpantau AEST unit lokal diperdagangkan pada 89,29 sen AS, turun dari 89,58 sen pada penutupan lokal kemarin.

Kamis, 01 Agustus 2013

Analisa Dollar Hari Ini, Mencoba Rebound

Analisa Dollar Hari Ini, Mencoba ReboundSetelah pada perdagangan kemarin bergerak turun , Dollar AS pada malam hari ini (Rabu, 31 July 2013, 13:01:51 GMT) menguat terhadap mata uang utama Franc Swiss. Dibuka pada 0.9295 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut telah naik sekitar + 27 pips atau sekitar + 0.29 % dan nilai bergulir tampak berada pada kisaran 0.9322.

MNI (AS) dijadwalkan akan mengumumkan data bulan Juli mengenai kinerja sektor bisnis di wilayah Chicago. Indikator fundamental ekonomi Chicago PMI kinerja Juli diduga akan menunjukkan kinerja yang menggembirakan dan diperkirakan dapat naik ke angka 53.7 dari nilai periode lalu yaitu 51.6.

Pergerakan Dollar AS pada perdagangan forex USDCHF hari ini (Kamis, 1 Agustus 2013, 05:31:03 GMT) terpantau menunjukkan pergerakan naik . Mata uang tersebut dibuka di kisaran 0.9259 di awal perdagangan (00.00 GMT) kemudian menguat sekitar + 22 pips atau sekitar + 0.24 % dan nilai bergulir terpantau berada di kisaran 0.92816.

Kalender ekonomi menunjukkan bahwa Institute for Supply Management (AS) dijadwalkan untuk mengumumkan kepada publik, data terkini mengenai kinerja sektor manufaktur di Amerika Serikat. Indikator ISM Manufacturing PMI kinerja Juli diharapkan dapat menunjukkan perkembangan positif dan diduga mengalami kenaikan menjadi 52.1 dari nilai periode lalu yaitu 50.9.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Dollar AS bahwa range normal pergerakan USDCHF pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 0.9213 dan level resistance pada kisaran 0.9321.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , mata uang Dollar AS berada pola reversal dengan volatilitas yang tinggi terhadap Dollar AS terutama sejak awal Januari tahun ini. Indikator-indikator teknikal menunjukkan kenaikan momentum pada fase akhir pola bullish.

Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa kurs Dollar AS berada pada pola Channelling Down. Indikator-indikator teknikal menunjukkan masih melemahnya momentum pada fase akhir pola bearish (minor).

Senin, 22 Juli 2013

Analisa Fundamental, Daya Angkat Pound Agak Mengendur

Analisa Fundamental, Daya Angkat Pound Agak MengendurPada pergerakan forex sesi Asia minggu lalu, Poundsterling Inggris secara umum menunjukkan pergerakan turun terhadap Yen Jepang setelah dibuka pada 153.04 di awal perdagangan (00.00 GMT).

Mata uang tersebut telah turun sekitar -75 pips atau sekitar -0.49 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada 152.29. Menjelang laporan dari Office for National Statistics (ONS release) yang dijadwalkan akan merilis data terkini mengenai kiinerja fiskal Inggris, Sterling melemah.

Sejumlah ekonom memperkirakan bahwa indikator Public Sector Net Borrowing dapat menunjukkan penurunan ke angka 9.4B dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 10.5B. Mata uang Poundsterling Inggris terpantau bergerak melemah merespon dini perkembangan tersebut.

Setelah pada perdagangan di akhir minggu kemarin bergerak naik, pergerakan forex hari ini untuk mata uang Poundsterling Inggris melemah terhadap mata uang utama Yen Jepang. Dibuka pada 153.39 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut telah melemah sekitar -60 pips atau sekitar -0.39 % dan nilai bergulir tampak berada di kisaran 152.79.

Tekanan Yen menguat terhadap Pound mengiringi kemenangan kabinet koalisi Abe Shinzo , pada pemilihan di majelis tinggi Jepang kemarin. Dengan demikian Partai Liberal Demokrat dan koalisinya Komeito Baru, akan mengendalikan baik majelis tinggi maupun majelis rendah dengan perkiraan perolehan kursi sebanyak 133 dari 242.

Sementara itu dilain pihak, British Bankers' Association (Inggris) dijadwalkan akan melaporkan perkembangan terakhir pada sektor perumahan di negara tersebut. Indikator fundamental ekonomi BBA Mortgage Approvals diperkirakan masih akan membaik ke angka 38.5K dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 36.1K.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Pound bahwa range normal Sterling-Yen pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 152.49 dan level resistance pada kisaran 153.98.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang, pair GBPJPY ini berada pola channeling up dan cenderung naik dalam 1 tahun terakhir. Indikator-indikator teknikal menunjukkan perlambatan momentum dan memasuki fase konsolidasi setelah berakhirnya fase bullish.

Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa pair GBPJPY ini bergerak rebound dan telah keluar (breakout) dari pola channelling down .Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya kenaikan momentum dan memasuki fase konsolidasi dan nampak tengah berupaya membentuk fase bullish.

Rabu, 10 Juli 2013

Analisis Fundamental Euro, Masih Dalam Tekanan

Analisis Fundamental Euro, Masih Dalam TekananKabar forex hari ini masih tentang Euro dimana pergerakan mata uang Euro kemarin terpantau naik, dan mata uang tersebut terpantau menekan mata uang utama lainnya Yen Jepang setelah dibuka pada 129.82 di awal perdagangan (00.00 GMT). Kurs Euro naik sekitar + 30 pips atau sekitar + 0.23 % dan nilai bergulir terpantau berada pada 130.12.

Kalender ekonomi menunjukkan bahwa French Treasury Agency (Perancis) dijadwalkan untuk mengumumkan kepada publik, data terkini mengenai kinerja fiskal bulan Mei. Pasar nampak mengharapkan adanya laporan yang positif dan naik merespon dini menjelang rilis data. Indikator French Gov Budget Balance Mei diharapkan dapat menunjukkan performa yang membaik dari nilai pada periode sebelumnya yaitu -66.8B.

Dan setelah pada perdagangan kemarin bergerak turun, indeks Euro pada siang hari ini (Rabu, 10 Juli 2013, 06:37:28 GMT) kembali melemah terhadap mata uang utama lainnya. Dibuka pada 108.04 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut telah melemah sekitar -16 pips atau sekitar -0.14 % dan nilai bergulir tampak berada di kisaran 107.88.

Eurostat (kantor statistik Euro) dijadwalkan akan mengumumkan data bulan Mei kinerja industri yang diperkirakan akan menunjukkan sinyal yang tidak terlalu menggembirakan. Indikator fundamental ekonomi Industrial Production m/m diduga akan menunjukkan sinyalemen negatif dan diestimasi akan turun ke angka -0.2% dari nilai periode lalu yaitu 0.4%.

Analisa forex Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Euro bahwa range normal pergerakan indeks Euro pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 107.6467 dan level resistance pada kisaran 108.57.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , indeks kurs Euro berada pola triangle dan cenderung konsolidatif sepanjang tahun ini. Indikator-indikator teknikal menunjukkan momentum dan volatilitas yang stabil berada pada fase awal bullish lemah

Tinjuan pada pola minor menunjukkan bahwa indeks kurs Euro masih berada pada pola descending triangle. Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya pelemahan momentum dan memasuki fase awal bearish minor

Selasa, 09 Juli 2013

Analisis Fundamental Euro, Setelah Sebelumnya Turun Terhadap Cross Kini Euro Menguat Terhadap Yen

Analisis Fundamental Euro, Menguat Terhadap YenPada pergerakan forex sesi Asia kemarin (Senin, 8 Juli 2013, 04:13:19 GMT), Euro secara umum menunjukkan pergerakan turun terhadap mata uang utama lainnya Yen Jepang, setelah dibuka pada 130.03 di awal perdagangan (00.00 GMT). Pada cross rate EURJPY mata uang tersebut telah turun sekitar -27 pips atau sekitar -0.20 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada 129.76.

Menjelang laporan dari Destatis (kantor statistik Jerman) yang dijadwalkan akan merilis data terkini mengenai kinerja perdagangan internasional negara ini, Euro nampak lesu. Sejumlah ekonom memperkirakan bahwa indikator German Trade Balance dapat menunjukkan pertanda yang kurang menggembirakan dan diduga akan turun ke angka 17.4B dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 17.7B.

Sementara itu pergerakan mata uang Euro hari ini (Selasa, 9 Juli 2013, 05:34:37) terpantau naik, dan mata uang tersebut terpantau menekan mata uang utama lainnya Yen Jepang setelah dibuka pada 129.82 di awal perdagangan (00.00 GMT). Kurs Euro naik sekitar + 30 pips atau sekitar + 0.23 % dan nilai bergulir terpantau berada pada 130.12.

Kalender ekonomi menunjukkan bahwa French Treasury Agency (Perancis) dijadwalkan untuk mengumumkan kepada publik, data terkini mengenai kinerja fiskal bulan Mei. Pasar nampak mengharapkan adanya laporan yang positif dan naik merespon dini menjelang rilis data. Indikator French Gov Budget Balance Mei diharapkan dapat menunjukkan performa yang membaik dari nilai pada periode sebelumnya yaitu -66.8B.

Analisa forex Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs bahwa rentang normal pergerakan mata uang Euro/Yen pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 129.40 dan level resistance pada kisaran 130.19.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , mata uang Euro berada pola konsolidatif terhadap Yen Jepang dalam tiga bulan terakhir . Indikator-indikator teknikal menunjukkan momentum dan volatilitas yang stabil berada pada fase pertengahan bullish lemah (major).

Tinjuan pada pola minor menunjukkan bahwa kurs Euro masih berada pada pola channelling up. Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya pelemahan momentum dan memasuki fase akhir bullish ( minor ).

Rabu, 19 Juni 2013

Analisis Fundamental; Pound Dalam Tekanan


Berdasarkan analisa forex, setelah pada perdagangan kemarin bergerak naik kurs Pound sterling Inggris pada sore hari ini ( 06/19, 09.20 GMT ) kembali berbalik melemah terhadap Yen Jepang.

Cross rate GBPJPY dibuka pada 149.4 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut telah melemah sekitar -90 pips atau sekitar -0.60 % dan nilai bergulir tampak berada di kisaran 148.50.

Sentimen negatif terhadap kurs Pound sterling Inggris nampak menguat setelah Bank of England ( BOE) release) mengumumkan kepada publik catatan rapat dalam menentukan suku bunga acuan, dimana pada notulensi tersebut terkuak bahwa dewan gubernur mengalami perbedaan pendapat untuk menentukan apakah perlu stimulus moneter tambahan atau tidak.

Perkembangan tersebut ditunjukkan pada indikator fundamental ekonomi MPC Asset Purchase Facility Votes yang menunjukkan komposisi 3-0-6 dimana pada periode sebelumnya juga menunjukkan komposisi 3-0-6.

Dengan demikian 3 dari 9 orang anggota dewan gubernur BOE mengusulkan penambahan stimulus moneter, sedangkan 6 orang sisanya beranggapan tidak perlu injeksi moneter lebih lanjut.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs bahwa range normal pergerakan GBPJPY pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 148.55 dan level resistance pada kisaran 149.86. Sterling diperkirakan masih dapat berlanjut melemah pada perdagangan hari ini.