Senin, 30 September 2013

Banyak Trader forex merasa bingung ketika yen turun setelah berita yang menegaskan bahwa Tokyo akan menjadi kota tuan rumah untuk Olimpiade 2020. Setelah semua, kepercayaan konvensional mengajarkan bahwa “berita positif harus berdampak positif pada mata uang lokal.” Jawabannya, terletak pada cara pasar menafsirkan berita. Anda lihat, Jepang saat ini sedang menjalani periode deflasi. Deflasi pada dasarnya adalah penurunan tingkat harga umum barang dan jasa. Pada pandangan pertama, deflasi mungkin terdengar seperti hal yang baik.

Namun, karena harga semakin banyak dipotong, konsumen menjadi lebih cerdas dan mulai berpegang pada kas mereka mengharapkan penurunan harga lebih lanjut. Bisnis menghentikan sementara investasi juga. Masalah menjadi lebih rumit ketika suatu negara tertentu rekening belanja konsumennya merupakan mayoritas Demokrat Produk Bruto (PDB) negara tersebut. Dalam studi kasus Jepang, belanja konsumen adalah sekitar 60% dari PDB.

Ini lingkaran setan mengabadikan dirinya sampai perekonomian mulai memiliki kehidupan setelah keluar dari itu. Dengan lebih melambat dalam perekonomian, bisnis semakin banyak mem-PHK lebih banyak orang, secara substansial meningkatkan pengangguran dan mempengaruhi ekonomi secara umum sekali lagi. Singkatnya, itulah situasi yang dihadapi Jepang sekarang.

Olimpiade akan memacu pembangunan dan membantu mengatasi deflasi. Langkah pertama datang dalam bentuk pekerjaan yang lebih banyak. Yang hanya pengumuman berita menyebabkan indeks Jepang, Topix, untuk mencapai tertinggi satu bulan. Seperti lebih banyak uang pindah ke pasar saham, yen dijual, menyebabkan ia jatuh. Pada grafik mata uang, USD / JPY dibuka dengan gap 48 pip keatas, menandakan pelemahan yen terhadap USD.

Indeks Asia lainnya mengikuti, dengan MSCI Asia Pacific Index naik 0,8 persen dan Korea Selatan Kospi naik 0,7 persen.
Di tempat lain di AS, angka tenaga kerja menjadi lebih rendah dari yang diharapkan. Non-Farm Payrolls Jumat (NFP) menambahkan 169.000 pekerja bulan lalu, yang membuntuti 180.000 median dalam survei Bloomberg dari 96 ekonom. Pengangguran turun menjadi 7,3 persen, terendah sejak Desember 2008, sebagai pekerja meninggalkan angkatan kerja. Meskipun angka yang dilaporkan tidak sesuai dengan ekspektasi pasar, The Fed masih diharapkan untuk stimulus segera mengerucut.

Trader di seluruh dunia akan mengamati dengan seksama pertemuan berikutnya antara para pembuat kebijakan Federal Reserve yang berlangsung 17-18 September, untuk melihat apakah mereka akan meredam rencana untuk mengurangi kecepatan USD85 miliar dari pembelian obligasi bulanan yang telah didukung pasar global.
Petunjuk penting terlihat dalam hasil Treasury meningkat akhir-akhir ini – dengan yield 10 tahun melintasi 3 persen untuk pertama kalinya minggu lalu setelah lebih dari dua tahun.

Berita Utama pada Minggu ini
Australia: . Selasa, Employment Change. 12 September 2013 08.30 WIB
Saya memperkirakan angka yang akan dirilis adalah 9.500 (Angka sebelumnya adalah -10.200).
USA: Core Retail Sales m/m. Jumat, 13 September 19.30 WIB
Saya memperkirakan angka yang akan dirilis adalah ditas 0.3% (Angka sebelumnya adalah 0.5%).

Rekomendasi Trading Forex
Jual USD/CAD at 1.0383
Harga minyak telah terus meningkat dari $ 104/barel sampai $ 110/barrel sejak awal September. Penyebab utama kenaikan harga minyak adalah serangan udara akan dilakukan kepada Suriah oleh AS. Pada grafik H1, USD / CAD telah menembus level support kunci di 1,0474.

Kita akan mengambil posisi short ke 1,0383, yang merupakan harga penutupan terendah beberapa candle sebelumnya. Saya berharap momentum penurunan yang kuat untuk membawanya lebih rendah, terutama setelah AS mengumumkan serangan udara di Suriah. Kita akan memiliki stop loss 40 pips di atas harga entri, yaitu lima poin di atas tinggi sebelumnya 1,0418. Kami akan memiliki dua target pada perdagangan ini, keluar posisi pertama di 1,0343 dan posisi kedua di 1,0303.

Entry Price = 1.0383
Stop Loss = 1.0423
1st Profit = 1.0343
2nd Profit = 1.0303

Analisis Fundamental Dollar AS, Rebound Menguat

Berita forex dari Indeks Dollar AS pada perdagangan minggu ini (23 -28 September) secara umum terpantau menunjukkan tren melemah terhadap beberapa mata uang utama lainnya. Pergerakan indeks Dollar AS setelah dibuka pada kisaran 80.36 di awal minggu perdagangan telah turun sekitar – 10 pips atau sekitar -0.12 % dan ditutup pada kisaran 80.26.

Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya kenaikan pada indikator ekonomi Revised UoM Consumer Sentiment yang naik ke angka 77.5 dari nilai periode lalu yaitu 76.8. Namun demikian adanya kenaikan tersebut menunjukkan performa yang lebih rendah dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan akan dapat naik ke angka 78.2.

Sementara itu kurs Dollar AS pada hari ini (Senin, 30 September 2013, 04:06:42 GMT) terpantau rebound menguat terhadap mata uang utama Yen Jepang. Pair USDJPY dibuka pada 97.68 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut telah mendesak mata uang utama Yen sekitar + 27 pips atau sekitar + 0.27 % dan nilai bergulir tampak berada di kisaran 97.95.

Mata uang Dollar AS terpantau bergerak positif menjelang pengumuman MNI (AS) mengenai perkembangan terakhir pada sektor produksi di Chicago AS. Indikator fundamental ekonomi Chicago PMI diperkirakan akan menujukkan kinerja yang baik dan indikator diestimasi dapat meningkat ke angka 54.5 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 53.0. Dollar AS terpantau bergerak menguat merespon dini perkembangan tersebut.

Analisa forex Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Dollar AS bahwa range normal Dollar-Yen pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 97.89 dan level resistance pada kisaran 98.84.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang, pair USDJPY ini berada pola triangle dan cenderung bergerak konsolidasi. Indikator-indikator teknikal menunjukkan perlambatan momentum dan memasuki fase konsolidasi setelah berakhirnya fase bullish.

Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa pair USDJPY ini bergerak kembali masuk ke pola Channelling Down. Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya kenaikan momentum dan memasuki fase akhir pola bearish.

Rabu, 25 September 2013

Dollar AS Bergerak Naik

Kabar forex datang dari pergerakan Dollar AS dini hari ini ( 25 Desember ) terpantau turun, dan mata uang tersebut terpantau terdesak Dollar AS setelah dibuka pada 98.85 di awal perdagangan (00.00 GMT) sekitar -11 pips atau sekitar -0.11 % dan nilai bergulir terpantau berada pada 98.74.

Dollar AS terpantau menerima sentimen negatif dari investor, setelah tadi malam (WIB) The Conference Board Inc. (AS) menyampaikan kepada publik bahwa terdapat sinyal pelemahan kinerja pada sektor konsumsi di Amerika Serikat. .

Perkembangan itu ditunjukkan dengan adanya penurunan pada indikator fundamental ekonomi CB Consumer Confidence yang turun ke angka 79.7 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 81.8. Adanya pengumuman negatif tersebut menunjukkan kinerja yang lebih rendah dari harapan sejumlah ekonom, yang memperkirakan hanya akan turun ke angka 79.9. Mata uang Dollar AS terpantau bergerak turun merespon perkembangan tersebut.

Pergerakan indeks Dollar AS hari ini (Rabu, 25 September 2013, 05:45:38 GMT) terpantau naik, dan mata uang tersebut terpantau menekan mata uang utama lainnya setelah dibuka pada 80.56 di awal perdagangan (00.00 GMT), Dollar AS naik sekitar 4 pips atau sekitar 0.05 % dan nilai bergulir terpantau berada pada 80.6.

Kalender ekonomi menunjukkan bahwa Census Bureau (AS) dijadwalkan untuk mengumumkan kepada publik, data terkini mengenai kinerja sektor perumahan di Amerika Serikat. Indikator New Home Sales diharapkan dapat menunjukkan performa yang baik dan menggambarkan adanya peningkatan ke angka 422K dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 394K. Mata uang Dollar AS terpantau bergerak naik merespon dini perkembangan tersebut.

Analisa forex Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian Dollar AS rentang normal pergerakan indeks Dollar AS pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 80.31 dan level resistance pada kisaran 80.76.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , indeks Dollar AS berada pola Triangle. Indikator-indikator teknikal menunjukkan kenaikan momentum dan memasuki fase pembentukan bullish baru.

Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa indeks Dollar AS berada pada pola Falling Wedges. Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya kenaikan momentum dan memasuki fase akhir bullish minor.

Jumat, 30 Agustus 2013

Meski Berpotensi Turun, Dolar Aussie Sesi Asia Bergerak Lebih Tinggi

Pada sesi perdagangan forex di Asia hari ini nilai tukar aussie terpantau kembali mengalami penurunan terhadap dollar AS (30/08). Aussie melemah dan mengarah untuk mengalami penurunan bulanan di bulan Agustus ini. Hari Jumat ini merupakan hari terakhir perdagangan di bulan Agustus 2013.

Dollar Aussie Sesi Asia Bergerak Lebih TinggiMelemahnya aussie tidak lepas dari kondisi dollar AS yang juga memang sedang menunjukkan kenaikan. Tadi malam beberapa data ekonomi dari Amerika Serikat menunjukkan peningkatan yang lebih baik dari estimasi. Hal tersebut mendorong kembalinya spekulasi bahwa The Fed akan mulai mengurangi pemberian stimulus di bulan September mendatang.

Pada sesi perdagangan di Asia hari ini mata uang aussie berada pada posisi 0.8938 dollar AS. Posisi aussie mengalami peningkatan terbatas dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang berada di level 0.8931 dollar. Aussie masih berada pada kisaran paling rendah dalam tiga minggu terakhir.

Analisa forex Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar aussie pada sesi perdagangan hari ini akan cenderung mengalami penurunan terbatas. Kekhawatiran mengenai potensi pegurangan stimulus di AS masih sentimen negatif terhadap mata uang negara-negara di kawasan Asia-Pasifik. Untuk saat ini mata uang ini akan mengalami pergerakan pada kisaran 0.8900 - 0.8980 dollar.

Sementara itu nilai tukar mata uang Dolar Australia bergerak sedikit lebih tinggi pada perdagangan hari jumat pagi (30/8) di sesi Asia setelah di rilisnya data Private sector Credit Australia. Dalam laporannya, RBA mengatakan bahwa Sector Credit Australia tetap dengan hasil 0.4% sesuai dengan perkiraan sebelumnya dan hasil sebelumnya 0.4%.

Pergerakan Audusd yang saat ini naik ke level 0.8949, dan kenaikan tersebut di topang oleh data yang di rilis dengan hasil positif. Para analis memprediksi pergerakan Audusd selanjutnya masih di prediksi naik, namun kenaikan tersebut masih terbatas di kisaran level 0.8950-0.8960-an

Sebelum data tersebut dirilis dollar aussie tertekan oleh menguatnya data ekonomi Amerika yang timbulkan harapan Federal Reserve AS akan kembali pembelian aset dalam beberapa bulan mendatang. Pagi tadi 06:30 terpantau AEST unit lokal diperdagangkan pada 89,29 sen AS, turun dari 89,58 sen pada penutupan lokal kemarin.

Kamis, 01 Agustus 2013

Analisa Dollar Hari Ini, Mencoba Rebound

Analisa Dollar Hari Ini, Mencoba ReboundSetelah pada perdagangan kemarin bergerak turun , Dollar AS pada malam hari ini (Rabu, 31 July 2013, 13:01:51 GMT) menguat terhadap mata uang utama Franc Swiss. Dibuka pada 0.9295 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut telah naik sekitar + 27 pips atau sekitar + 0.29 % dan nilai bergulir tampak berada pada kisaran 0.9322.

MNI (AS) dijadwalkan akan mengumumkan data bulan Juli mengenai kinerja sektor bisnis di wilayah Chicago. Indikator fundamental ekonomi Chicago PMI kinerja Juli diduga akan menunjukkan kinerja yang menggembirakan dan diperkirakan dapat naik ke angka 53.7 dari nilai periode lalu yaitu 51.6.

Pergerakan Dollar AS pada perdagangan forex USDCHF hari ini (Kamis, 1 Agustus 2013, 05:31:03 GMT) terpantau menunjukkan pergerakan naik . Mata uang tersebut dibuka di kisaran 0.9259 di awal perdagangan (00.00 GMT) kemudian menguat sekitar + 22 pips atau sekitar + 0.24 % dan nilai bergulir terpantau berada di kisaran 0.92816.

Kalender ekonomi menunjukkan bahwa Institute for Supply Management (AS) dijadwalkan untuk mengumumkan kepada publik, data terkini mengenai kinerja sektor manufaktur di Amerika Serikat. Indikator ISM Manufacturing PMI kinerja Juli diharapkan dapat menunjukkan perkembangan positif dan diduga mengalami kenaikan menjadi 52.1 dari nilai periode lalu yaitu 50.9.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Dollar AS bahwa range normal pergerakan USDCHF pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 0.9213 dan level resistance pada kisaran 0.9321.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , mata uang Dollar AS berada pola reversal dengan volatilitas yang tinggi terhadap Dollar AS terutama sejak awal Januari tahun ini. Indikator-indikator teknikal menunjukkan kenaikan momentum pada fase akhir pola bullish.

Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa kurs Dollar AS berada pada pola Channelling Down. Indikator-indikator teknikal menunjukkan masih melemahnya momentum pada fase akhir pola bearish (minor).

Senin, 22 Juli 2013

Analisa Fundamental, Daya Angkat Pound Agak Mengendur

Analisa Fundamental, Daya Angkat Pound Agak MengendurPada pergerakan forex sesi Asia minggu lalu, Poundsterling Inggris secara umum menunjukkan pergerakan turun terhadap Yen Jepang setelah dibuka pada 153.04 di awal perdagangan (00.00 GMT).

Mata uang tersebut telah turun sekitar -75 pips atau sekitar -0.49 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada 152.29. Menjelang laporan dari Office for National Statistics (ONS release) yang dijadwalkan akan merilis data terkini mengenai kiinerja fiskal Inggris, Sterling melemah.

Sejumlah ekonom memperkirakan bahwa indikator Public Sector Net Borrowing dapat menunjukkan penurunan ke angka 9.4B dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 10.5B. Mata uang Poundsterling Inggris terpantau bergerak melemah merespon dini perkembangan tersebut.

Setelah pada perdagangan di akhir minggu kemarin bergerak naik, pergerakan forex hari ini untuk mata uang Poundsterling Inggris melemah terhadap mata uang utama Yen Jepang. Dibuka pada 153.39 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut telah melemah sekitar -60 pips atau sekitar -0.39 % dan nilai bergulir tampak berada di kisaran 152.79.

Tekanan Yen menguat terhadap Pound mengiringi kemenangan kabinet koalisi Abe Shinzo , pada pemilihan di majelis tinggi Jepang kemarin. Dengan demikian Partai Liberal Demokrat dan koalisinya Komeito Baru, akan mengendalikan baik majelis tinggi maupun majelis rendah dengan perkiraan perolehan kursi sebanyak 133 dari 242.

Sementara itu dilain pihak, British Bankers' Association (Inggris) dijadwalkan akan melaporkan perkembangan terakhir pada sektor perumahan di negara tersebut. Indikator fundamental ekonomi BBA Mortgage Approvals diperkirakan masih akan membaik ke angka 38.5K dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 36.1K.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Pound bahwa range normal Sterling-Yen pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 152.49 dan level resistance pada kisaran 153.98.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang, pair GBPJPY ini berada pola channeling up dan cenderung naik dalam 1 tahun terakhir. Indikator-indikator teknikal menunjukkan perlambatan momentum dan memasuki fase konsolidasi setelah berakhirnya fase bullish.

Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa pair GBPJPY ini bergerak rebound dan telah keluar (breakout) dari pola channelling down .Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya kenaikan momentum dan memasuki fase konsolidasi dan nampak tengah berupaya membentuk fase bullish.

Rabu, 10 Juli 2013

Analisis Fundamental Euro, Masih Dalam Tekanan

Analisis Fundamental Euro, Masih Dalam TekananKabar forex hari ini masih tentang Euro dimana pergerakan mata uang Euro kemarin terpantau naik, dan mata uang tersebut terpantau menekan mata uang utama lainnya Yen Jepang setelah dibuka pada 129.82 di awal perdagangan (00.00 GMT). Kurs Euro naik sekitar + 30 pips atau sekitar + 0.23 % dan nilai bergulir terpantau berada pada 130.12.

Kalender ekonomi menunjukkan bahwa French Treasury Agency (Perancis) dijadwalkan untuk mengumumkan kepada publik, data terkini mengenai kinerja fiskal bulan Mei. Pasar nampak mengharapkan adanya laporan yang positif dan naik merespon dini menjelang rilis data. Indikator French Gov Budget Balance Mei diharapkan dapat menunjukkan performa yang membaik dari nilai pada periode sebelumnya yaitu -66.8B.

Dan setelah pada perdagangan kemarin bergerak turun, indeks Euro pada siang hari ini (Rabu, 10 Juli 2013, 06:37:28 GMT) kembali melemah terhadap mata uang utama lainnya. Dibuka pada 108.04 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut telah melemah sekitar -16 pips atau sekitar -0.14 % dan nilai bergulir tampak berada di kisaran 107.88.

Eurostat (kantor statistik Euro) dijadwalkan akan mengumumkan data bulan Mei kinerja industri yang diperkirakan akan menunjukkan sinyal yang tidak terlalu menggembirakan. Indikator fundamental ekonomi Industrial Production m/m diduga akan menunjukkan sinyalemen negatif dan diestimasi akan turun ke angka -0.2% dari nilai periode lalu yaitu 0.4%.

Analisa forex Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Euro bahwa range normal pergerakan indeks Euro pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 107.6467 dan level resistance pada kisaran 108.57.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , indeks kurs Euro berada pola triangle dan cenderung konsolidatif sepanjang tahun ini. Indikator-indikator teknikal menunjukkan momentum dan volatilitas yang stabil berada pada fase awal bullish lemah

Tinjuan pada pola minor menunjukkan bahwa indeks kurs Euro masih berada pada pola descending triangle. Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya pelemahan momentum dan memasuki fase awal bearish minor